Bandung, Jawa Barat (ANTARA) - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Barat memberikan lampu hijau terhadap rencana pembentukan holding atau induk perusahaan sebagai satu strategi untuk membenahi puluhan badan usaha milik daerah (BUMD) yang saat ini dalam kondisi sakit.

Langkah ini dinilai mendesak mengingat dari total 41 BUMD yang dimiliki Jawa Barat, mayoritas masih gagal memberikan kontribusi dividen terhadap pendapatan asli daerah (PAD) dan hanya didominasi oleh sektor keuangan.

"Tentu, sebagai anggota DPRD Jawa Barat, kebetulan dari Komisi III, akan mendukung segala upaya untuk meningkatkan tata kelola BUMD. Kalau pun holding BUMD sedang disiapkan, dan selama itu bisa menjawab segala persoalan di BUMD, akan kita dukung," kata Anggota DPRD Jabar Ineu Purwadewi Sundari dalam keterangannya di Bandung, Selasa.

Lebih lanjut, Ineu mengungkapkan keprihatinannya terhadap kinerja puluhan BUMD yang belum mampu menjalankan fungsi ganda secara optimal, yakni memberikan pelayanan publik sekaligus menghasilkan profit bagi daerah.

"Kalau yang lainnya terus terang sekarang dalam kondisi yang tidak baik-baik saja. Tujuan BUMD itu kan memberikan pelayanan kepada masyarakat dan menghasilkan pendapatan bagi daerah. Selama ini, itu belum maksimal," ucapnya.

Rencana pembentukan holding, kata dia, diharapkan tidak sekadar menjadi perubahan struktur, melainkan mesin baru yang mampu memperbaiki performa pelayanan dan meningkatkan setoran dividen ke kas daerah.

Ineu menekankan bahwa dukungan legislatif diberikan dengan catatan adanya perbaikan tata kelola perusahaan secara menyeluruh.

Ineu melihat potensi besar yang dimiliki BUMD Jawa Barat jika dikelola dengan inovasi dan langkah strategis yang tepat.

Dengan sistem holding, sinkronisasi antarperusahaan daerah diharapkan lebih kuat sehingga BUMD yang potensial dapat berkembang lebih signifikan.

"Apalagi apabila rencana pembentukan holding BUMD akan memberikan banyak keuntungan seperti perbaikan pelayanan untuk masyarakat hingga peningkatan dividen yang berpengaruh positif terhadap PAD Jabar, rencana tersebut dinilai sangat baik," tuturnya.



Pewarta: Ricky Prayoga
Editor : Riza Fahriza

COPYRIGHT © ANTARA 2026