Cianjur (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menyiagakan petugas dan relawan di sejumlah destinasi wisata guna melakukan pengawasan sekaligus mengimbau wisatawan untuk meningkatkan kewaspadaan selama berlibur di Cianjur.

Sekretaris BPBD Cianjur Asep Sudrajat di Cianjur, Jumat, mengatakan informasi dini yang dikeluarkan BMKG menyebutkan sejumlah wilayah di Jawa Barat masuk dalam status siaga hujan lebat selama tiga hari ke depan termasuk wilayah Cianjur.

Dimana hujan lebat dengan intensitas tinggi diprediksi akan terjadi pada Jumat hingga Minggu, sehingga kesiapsiagaan dan kewaspadaan tetap harus ditingkatkan termasuk wisatawan yang hendak menghabiskan libur panjang akhir pekan di Cianjur.

"Sebagian besar wilayah Cianjur masuk dalam zona merah rawan bencana tertinggi kedua di Jabar, sehingga saat hujan turun dengan intensitas tinggi dapat memicu terjadi bencana alam mulai dari utara hingga selatan," katanya.

Mengantisipasi hal tidak diinginkan pihaknya menyiagakan empat orang petugas serta relawan di sejumlah destinasi wisata yang ramai dikunjungi wisatawan saat libur panjang akhir pekan kali ini, guna melakukan pengawasan dan mengimbau wisatawan.

Terutama di lokasi wisata air termasuk pantai selatan Cianjur, dimana petugas gabungan akan melakukan patroli di sepanjang pantai guna meminta wisatawan tidak bermain air ketika cuaca ekstrem yang kerap terjadi pada petang dan malam hari.

Petugas dan relawan juga melakukan hal yang sama di sejumlah titik rawan bencana alam mulai dari utara hingga selatan Cianjur, guna mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan serta segera mengungsi ketika melihat tanda alam akan terjadi bencana.

"Kami juga mengimbau masyarakat di sejumlah kecamatan seperti Mande, Cibeber, Campaka, Cipanas, dan sejumlah kecamatan lainnya untuk siaga bencana segera mengungsi ketika melihat tanda alam akan terjadi bencana," katanya.

Petugas dan relawan juga akan meminta pengelola tempat wisata memberikan imbauan yang sama bagi wisatawan terutama di wisata air termasuk air terjun agar tidak bermain air atau berenang saat hujan turun deras.

"Kami juga berkoordinasi dengan dinas dan instansi terkait guna melakukan pengawasan bersama selama libur panjang akhir pekan guna memastikan tidak ada hal yang tidak diinginkan terjadi menimpa warga atau wisatawan saat cuaca ekstrem," katanya.



Pewarta: Ahmad Fikri
Editor : Ricky Prayoga

COPYRIGHT © ANTARA 2026