Cianjur (ANTARA) - Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat memastikan kesiapan jemaah calon haji asal Cianjur mencapai 90 persen menjelang keberangkatan pada 17 Mei 2026.

Kasubag Tata Usaha Kementerian Haji dan Umrah Cianjur Emma Siti Fatimah di Cianjur, Rabu, mengatakan pemantauan dilakukan secara intensif melalui grup komunikasi khusus yang melibatkan seluruh jamaah.

Pihaknya juga terus memberikan pembinaan terkait manasik haji hingga informasi teknis mengenai barang bawaan dan aturan selama di Tanah Suci, termasuk aturan barang bawaan koper besar dan kecil disampaikan melalui grup.

“Kita punya WA grup khusus jamaah, di mana melalui WA grup kami terus memberikan informasi dan memantau kondisi kesehatan sampai dengan persiapan lainnya,” kata dia.

Pihaknya berharap seluruh proses pemberangkatan hingga pelaksanaan ibadah haji tahun ini dapat berjalan lancar dan seluruh jemaah diberikan kesehatan selama berada di Tanah Suci hingga pulang kembali ke tanah air.

Sedangkan dalam kegiatan haji tahun ini, pihaknya memastikan enam orang petugas akan mendampingi calon jamaah haji asal Cianjur yang tergabung dalam Kloter JKS 24 bersama jamaah dari Kabupaten Bogor dan Kota Bekasi.

Setiap kloter haji didampingi enam petugas dengan tugas yang berbeda seperti ketua kloter, pembimbing ibadah, TKHI untuk kesehatan, dan petugas haji daerah.

Khusus untuk Kloter JKS 24, lima petugas berasal dari Cianjur dan seorang petugas pembimbing ibadah berasal dari Kabupaten Bogor karena masuk dalam kloter gabungan.

“Lima orang petugas berasal dari Cianjur, satu orang pembimbing ibadah dari Bogor karena kloter ini gabungan Kabupaten Cianjur, Kabupaten Bogor, dan Kota Bekasi, mereka nanti akan mendampingi jamaah haji selama menjalankan ibadah di tanah suci,” katanya.



Pewarta: Ahmad Fikri
Editor : Ricky Prayoga

COPYRIGHT © ANTARA 2026