Kota Bandung (ANTARA) - Tim SAR gabungan memperluas area pencarian terhadap seorang pria yang merupakan pekerja bangunan yang dilaporkan hanyut di aliran Sungai Cikapundung, Kota Bandung.
Komandan Tim SAR Basarnas Bandung Ikhwan mengatakan korban bernama John (56) itu terbawa arus saat mencuci peralatan bangunan di bawah kawasan Pesantren Nurul Huda.
“Akhirnya korban terbawa arus dan tenggelam. Sampai saat ini di hari kedua melaksanakan proses pencarian,” kata Ikhwan di Bandung, Jumat.
Menurut dia, debit air sungai tiba-tiba membesar dari arah hulu sehingga korban terseret arus dan tenggelam. Dalam operasi pencarian, tim SAR membagi penyisiran ke dalam tiga Search and Rescue Unit (SRU).
SRU pertama melakukan pencarian dari lokasi kejadian hingga kawasan Teras Cikapundung. Kemudian SRU kedua bergerak dari Teras Cikapundung menuju kawasan Sumur Bandung, sedangkan SRU ketiga menyisir hingga kawasan PLN Bandung di Jalan Asia Afrika.
Ikhwan menjelaskan pencarian dilakukan menggunakan perahu dan penyisiran manual di bantaran sungai dengan melibatkan sekitar 60 personel dari unsur SAR, BPBD, hingga relawan.
“Sampai saat ini karena sungainya dangkal, peralatan kita menggunakan river boat dari rekan-rekan potensi SAR. Kemudian juga penyusuran manual,” ujarnya.
Ia mengatakan dangkalnya aliran sungai dan sulitnya akses menuju bantaran Cikapundung menjadi kendala utama dalam proses pencarian.
“Sampai saat ini hambatannya dangkalnya sungai, terus akses jalan menuju area pinggir Cikapundung juga masih jadi hambatan buat kami,” katanya.
Pewarta: Rubby Jovan PrimanandaEditor : Ricky Prayoga
COPYRIGHT © ANTARA 2026