Indramayu (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, menanggung penuh premi asuransi untuk 2.500 nelayan kecil dengan total nilai mencapai Rp504 juta sebagai upaya memberikan perlindungan sosial bagi pekerja sektor kelautan.
Bupati Indramayu Lucky Hakim dalam keterangannya di Indramayu, Senin, mengatakan program tersebut merupakan bentuk kehadiran pemerintah daerah dalam melindungi masyarakat pesisir dari risiko kerja di laut.
“Ini bukti nyata perhatian kami kepada nelayan agar mereka terlindungi dan lebih tenang bekerja. Dengan begitu, kesejahteraan nelayan akan terus meningkat,” katanya.
Ia menjelaskan program asuransi nelayan ini dijalankan melalui Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanla), dengan mekanisme pemerintah menanggung premi sebesar Rp16.800 per orang selama 12 bulan.
Menurut dia, perlindungan tersebut menjadi bentuk penghargaan terhadap kerja keras para nelayan yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian daerah.
“Nelayan adalah pejuang ekonomi pesisir. Mereka berhadapan langsung dengan risiko tinggi saat melaut. Karena itu, pemerintah wajib hadir melindungi mereka,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Diskanla Indramayu Edi Umaedi menuturkan asuransi tersebut memberikan perlindungan atas risiko kecelakaan baik di laut maupun di darat, serta santunan bagi ahli waris jika nelayan meninggal akibat kecelakaan kerja.
Program ini, kata dia, menjadi investasi sosial bagi keberlangsungan ekonomi pesisir serta sebagai upaya agar nelayan memiliki jaminan perlindungan yang layak.
