Tasikmalaya (ANTARA) - Tim Search And Rescue (SAR) gabungan menemukan seorang nelayan dalam kondisi meninggal dunia yang sebelumnya hilang tenggelam setelah tersambar petir lalu terjatuh dari perahunya saat mencari ikan di tengah lautan Pantai Cemara, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Kamis.
Kepala Kantor SAR Bandung Ade Dian Permana membenarkan Tim SAR gabungan sudah menemukan korban bernama Arif (45) seorang nelayan asal Tasikmalaya yang dilaporkan terjatuh dari perahunya, Selasa (18/11) sekitar 15.30 WIB, kemudian ditemukan saat ini di tengah lautan sekitar pukul 09.00 WIB.
"Korban atas nama Arif yang sebelumnya dilaporkan terjatuh dari perahu nelayan di Pantai Cemara karena tersambar petir dalam kondisi meninggal dunia," katanya.
Ia menuturkan tim gabungan kemudian mengevakuasi jenazah ke Puskesmas Cipatujah sebelum akhirnya diserahkan kepada keluarga korban.
Setelah ditemukannya korban, kata dia, maka operasi pencarian yang dilakukan oleh Tim SAR gabungan ditutup dan seluruh tim kembali ke kesatuannya masing-masing.
Ia menyampaikan kejadian itu bermula ketika korban bersama anaknya Riki (22) sedang melaut menggunakan perahu, kemudian tanpa diduga korban tersambar petir lalu terjatuh dari perahunya.
Anaknya sempat mencoba menolong korban, tapi korban terus terseret arus air yang cukup kencang sampai tidak terlihat di permukaan air yang selanjutnya Tim SAR gabungan melakukan pencarian.
Tim gabungan melakukan pencarian dengan membagi dua tim yakni tim pertama menyusuri daratan ke arah timur sejauh 3 km dari Pantai Cemara, kemudian tim kedua menyisir ke tengah lautan ke arah timur menggunakan perahu nelayan.
Upaya pencarian oleh tim gabungan itu akhirnya membuahkan hasil dengan menemukan korban lalu dievakuasi ke daratan.***3***
