Yogyakarta (ANTARA) - Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 4,5 yang berpusat 16 kilometer timur Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), pada Selasa siang membuat sejumlah warga di provinsi ini panik dan berlarian keluar bangunan.
Seorang pegawai salah satu perusahaan di Kota Yogyakarta Novan Dwi Setiyanto mengaku merasakan getaran gempa cukup kuat meski hanya beberapa detik.
"Tadi gempa terasa kencang, meski cuma beberapa detik. Badan seperti didorong tadi,” ucap Novan saat dihubungi di Yogyakarta, Selasa.
Ia menyebut sebagian rekan kerjanya sempat berlari keluar kantor saat gempa terjadi.
"Sebagian teman-teman tadi berlari keluar kantor. Saya tidak sampai keluar," ucapnya.
Getaran gempa juga dirasakan warga lainnya, Seto Pangaribowo saat tengah berada di sebuah kafe di Kota Yogyakarta.
Menurut dia, suasana di kafe sempat gaduh karena pengunjung terkejut. "Saat bersama teman-teman di kafe pada kaget aku nyaris lari," ujarnnya.
Sementara itu, Tria, warga Seyegan, Kabupaten Sleman, DIY, mengaku merasakan getaran gempa saat berada di kamar mandi sehingga tidak sempat berlari keluar rumah.
Meski begitu sejumlah tetangga rumahnya berhamburan keluar rumah.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan gempa bumi tektonik mengguncang wilayah Bantul dan sekitarnya pada Selasa (27/1) pukul 13.15 WIB.
