Bandung (ANTARA) - Kemenangan Borneo FC VS Persita dengan skor 2-0 pada Selasa malam (5/5) lewat gol Mariano Peralta dan Muhammad Sihran, memastikan Pesut Etam terus menempel ketat pemuncak klasemen Persib dengan poin sama 72.

Dengan poin yang kini sama, Persib Bandung dilarang terpeleset di tiga laga sisa. Namun Persib memiliki modal mental yang tinggi dalam menjaga jarak aman dari kejaran lawan usai memetik kemenangan penting 1-0 kontra PSIM Yogyakarta.

Meski Borneo FC mendapatkan kemenangan, Persib tetap berhak di posisi puncak karena keunggulan Head-to-Head.

Perlu diketahui, regulasi liga musim ini menetapkan head-to-head sebagai penentu utama jika poin berakhir sama.

Dalam hal ini, Maung Bandung sudah mengunci keunggulan atas Pesut Etam di mana dalam pertemuan kedua tim pada musim ini, hasil positif mampu dibukukan Persib.

Dalam pertemuan pertama, Persib menang 3-1 atas Borneo FC (Desember 2025), sementara dalam pertemuan kedua, Persib dan Borneo FC bermain imbang 1-1 (Maret 2026), sehingga secara agregat Persib unggul 4-2.

Hal ini berarti, jika di akhir pekan ke-34 poin kedua tim sama, Persib otomatis menjadi juara tanpa perlu melihat selisih gol.

Bisa disimpulkan Persib Bandung saat ini memegang kendali penuh. Mereka hanya perlu menyapu bersih tiga laga sisa untuk memastikan gelar juara.

Sementara itu, Borneo FC berada dalam tekanan besar karena selain harus memenangkan semua laga sisa, mereka juga sangat bergantung pada "terpelesetnya" Persib di sisa kompetisi.

Ujian terberat Persib akan datang pada akhir pekan ini. Mereka dijadwalkan bertandang ke markas Persija Jakarta pada Minggu, 10 Mei 2026.

Hasil laga ini kemungkinan besar akan menentukan siapa yang paling layak mengangkat trofi di akhir musim.

Selama Persib tetap konsisten meraih kemenangan atas Persija, PSM Makassar (17 Mei 2026) dan Persijap Jepara (23 Mei 2026), trofi juara Super League kemungkinan besar dipastikan akan mendarat lagi di Bandung musim ini.



Pewarta: RPG/Jabar Antaranews
Editor : Ricky Prayoga

COPYRIGHT © ANTARA 2026