Jakarta (ANTARA) - Perum LKBN ANTARA menyatakan kesiapan mendukung penuh LPP TVRI untuk menggelar tayangan langsung Piala Dunia 2026 pada Juni-Juli mendatang lewat kerja sama publikasi dan informasi.
Kesiapan itu disampaikan dalam pertemuan antara Direktur Utama Perum LKBN ANTARA Benny Siga Butarbutar didampingi Direktur Pemberitaan Virgandhi Prayudantoro dengan Direktur Utama LPP TVRI Iman Brotoseno di Kantor LPP TVRI, Senayan, Jakarta, Jumat.
"ANTARA akan mendukung penuh dan menyukseskan pelaksanaan Piala Dunia 2026 di seluruh Indonesia yang dimotori oleh TVRI," kata Dirut ANTARA, Benny Butarbutar.
Dukungan itu juga bisa berkembang hingga penyelenggaraan nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 secara gratis yang memang diinisiasi Pemerintah RI lewat TVRI di seluruh Indonesia.
Kedua lembaga, ANTARA dan TVRI, masih menjajaki lebih lanjut bentuk kerja sama yang bisa diwujudkan terkait penyiaran dan penayangan Piala Dunia 2026 mendatang.
Dalam kesempatan yang sama, ANTARA dan TVRI juga menyepakati kerja sama publikasi dan informasi terkait Keketuaan Indonesia di D-8 atau organisasi kerja sama ekonomi multilateral negara-negara berkembang yang mulai berlangsung 1 Januari 2026.
TVRI telah memperoleh hak siar Piala Dunia 2026 untuk wilayah Indonesia dan bakal menayangkan seluruh pertandingan secara terestrial atau free to air (FTA).
Seluruh pertandingan Piala Dunia 2026 yang diselenggarakan di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko bakal ditayangkan melalui kanal TVRI Sport dan TVRI Nasional secara simultan pada 11 Juni-19 Juli 2026 mulai pukul 23.00 WIB hingga 11.00 WIB.Secara keseluruhan akan ada 104 pertandingan Piala Dunia 2026 dari babak penyisihan hingga partai final.
