Jakarta (ANTARA) - Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo mengatakan bahwa stabilitas kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat) nasional pada tahun 2025 dalam keadaan kondusif.
Dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR RI di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, Kapolri menerangkan bahwa terjadi peristiwa ‘Agustus kelabu’ yang terjadi pada akhir Agustus hingga awal September 2025.
“(Agustus kelabu) berdampak terhadap stabilitas kamtibmas, termasuk juga peristiwa-peristiwa perusakan yang terjadi di fasilitas-fasilitas publik, baik Polri, DPRD, maupun pemerintah daerah,” katanya.
Namun, menurut dia, berkat kerja keras dari seluruh anggota Polri dan dukungan dari seluruh elemen bangsa pada saat itu, situasi bisa dikendalikan dengan cepat.
Maka dari itu, dalam momen rapat kerja bersama Komisi III DPR ini, Kapolri melaporkan bahwa stabilitas kamtibmas nasional pada 2025 dalam keadaan aman dan kondusif.
Capaian ini, ujar dia, dapat terwujud atas dukungan pemerintah pusat, pemerintah daerah, pimpinan DPR, hingga seluruh komponen dan elemen bangsa.
“Sehingga Polri dapat melaksanakan tugas pokoknya dalam memelihara stabilitas kamtibmas, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan kepada masyarakat,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Kapolri menyampaikan capaian Polri dalam beberapa survei. Ia mengatakan berdasarkan survei Global Safety Report Gallup pada 18 September 2025 usai terjadinya peristiwa ‘Agustus kelabu’, dalam penilaian law and order index, Indonesia berada di peringkat ke-19 dari 140 negara dengan nilai 89.
Selain itu, dalam penilaian safe to walk alone at night, Indonesia berada di peringkat ke-25 dari 144 negara.
Pewarta: Nadia Putri RahmaniEditor : Yuniardi Ferdinan
COPYRIGHT © ANTARA 2026