Jakarta (ANTARA) - Wakil Ketua Komisi V DPR RI Syaiful Huda mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologis seperti banjir, longsor, dan angin kencang di tengah cuaca ekstrem yang diprediksi berlangsung beberapa waktu ke depan.

"Cuaca ekstrem masih mengintai. Kami menghimbau masyarakat, terutama yang tinggal di lereng perbukitan dan bantaran sungai, untuk lebih peka terhadap tanda-tanda alam," kata Huda dikutip di Jakarta, Senin.

Ia kemudian mengingatkan apabila hujan turun dengan intensitas tinggi dan durasi lama, masyarakat perlu segera melakukan langkah preventif seperti menghindari daerah perbukitan.

"Segera lakukan langkah preventif guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan," kata dia.


Sebelumnya, Huda pun telah menyampaikan bahwa bencana hidrometeorologis yang terjadi, mulai dari Sumatera bagian utara hingga kini di Bandung Barat, harus menjadi alarm keras bagi semua pihak. Menurutnya, kesiapsiagaan harus ditingkatkan mulai dari tingkat pemerintah pusat hingga satuan terkecil di tingkat desa.

"Musibah beruntun ini menjadi keprihatinan kita bersama. Situasi ini mengharuskan semua level pemerintahan, hingga ke level desa untuk selalu waspada. Koordinasi antarlini harus diperketat agar peringatan dini dari BMKG bisa tersampaikan dengan cepat ke masyarakat," kata dia.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pun telah mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang diprakirakan masih terjadi di sejumlah wilayah Indonesia hingga Kamis (29/1).



Pewarta: Tri Meilani Ameliya
Editor : Yuniardi Ferdinan

COPYRIGHT © ANTARA 2026