“Nelayan bisa melaut tanpa khawatir karena sudah ada jaminan. Kami akan berupaya maksimal agar seluruh nelayan mendapat perlindungan,” ujarnya.
Lebih lanjut, dia menuturkan hingga pertengahan tahun anggaran 2025, dari total 17 ribuan nelayan baru sekitar 3.500 orang yang diverifikasi.
Ia menyampaikan proses verifikasi ini menjadi langkah penting untuk menghindari tumpang tindih antara kepesertaan jaminan kesehatan dan jaminan ketenagakerjaan.
Pihaknya menargetkan seluruh nelayan yang ada di Kabupaten Cirebon bisa menjadi peserta Jamsostek, sehingga tidak ada lagi nelayan yang melaut tanpa perlindungan sosial.
“Perlindungan ini memungkinkan nelayan lebih fokus melaut. Program ini juga memberi ketenangan bagi keluarga mereka,” ucap dia.
