Bandung (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung, Jawa Barat, mencatat sebanyak 85 gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) telah aktif beroperasi per Desember 2025 dari total 270 yang telah terbentuk secara kelembagaan.
Bupati Bandung Dadang Supriatna di Bandung, Jumat, menjelaskan bahwa kehadiran gerai KDMP ini menjadi bagian dari upaya Pemkab Bandung memperkuat ekonomi desa serta mendorong pemerataan akses kebutuhan pokok masyarakat.
"Berdasarkan data terakhir per Desember 2025, alhamdulillah telah terdapat 85 gerai KDMP yang aktif beroperasi. Ke depan, kita akan terus mendorong penguatan kelembagaan dan peningkatan kualitas layanan agar masyarakat merasakan kehadirannya," jelasnya.
Pihaknya juga sebelumnya telah menargetkan minimal 50 persen gudang dan gerai KDMP di 270 desa dan 10 kelurahan di Kabupaten Bandung dapat terbangun sampai Maret 2026.
Dia menjelaskan bahwa pengembangan tersebut tidak hanya difokuskan pada penambahan jumlah gerai, tetapi juga pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia pengelola koperasi agar mampu mengelola usaha secara profesional dan berkelanjutan.
Ia menambahkan bahwa keberadaan KDMP diharapkan dapat menjadi motor penggerak ekonomi desa melalui penyediaan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, sekaligus membuka peluang usaha dan lapangan kerja bagi masyarakat setempat.
Pada kesempatan tersebut, dia menjelaskan bahwa upaya tersebut menjadi salah satu cara Pemkab Bandung untuk terus melakukan pendampingan dan pembinaan terhadap desa persiapan agar mampu mengelola perekonomian secara mandiri.
Dia menegaskan bahwa proses pendampingan tersebut juga akan dilakukan secara bertahap dan terukur dengan melibatkan berbagai perangkat daerah terkait, termasuk Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD).
