Cimahi (ANTARA) - Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat memastikan anggaran pembangunan fisik underpass Jalan Gatot Subroto, Kota Cimahi, telah dialokasikan sebesar sekitar Rp100 miliar dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA).
Kepala Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat Agung Wahyudi dalam keterangannya di Cimahi, Selasa, menyebut pengerjaan konstruksi proyek tersebut direncanakan berlangsung selama 10 bulan dengan target penyelesaian pada akhir 2026.
“Pekerjaan fisik diharapkan sudah dapat dimulai pada bulan Maret, dengan catatan kesiapan lahan menjadi faktor kunci dalam pelaksanaan pembangunan dan ditargetkan selesai akhir 2026,” katanya.
Meski demikian, pihaknya tidak menutup kemungkinan adanya pergeseran waktu penyelesaian hingga 2027 apabila proses kesiapan lahan, administrasi, serta penyelesaian persoalan sosial membutuhkan waktu lebih panjang dari yang direncanakan.
Dia juga menjelaskan bahwa sejumlah tahapan awal saat ini masih terus berjalan, termasuk penyusunan dokumen lingkungan yang menjadi salah satu prasyarat sebelum pekerjaan fisik dimulai untuk pembangunan underpass Gatot Subroto.
Sementara itu, Wali Kota Cimahi Ngatiyana menegaskan bahwa pembangunan underpass Jalan Gatot Subroto merupakan bagian dari dukungan daerah terhadap program strategis nasional, khususnya pengoperasian Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB).
