Antarajabar.com - Anggota DPRD Jawa Barat Sunatra menyatakan, Pemerintah Provinsi Jabar harus mulai mengembangkan program sistem tanaman hidroponik kepada masyarakat agar dapat memiliki penghasilan dan menjaga kebutuhan pangan masyarakat.

"Sistem hidroponik ini untuk mengatasi situasi ditengah perkotaan yang semakin padat dengan bangunan, tetapi masyarakat tetap bisa bertanam," kata Sunatra di Bandung, Sabtu.

Ia menuturkan, pusat kota di Jabar sudah semakin padat dengan bangunan perumahan dan industri sehingga berdampak menyempitnya lahan pertanian.

Menurut dia, kondisi tersebut memprihatinkan karena masyarakat tidak lagi melakukan aktivitas bercocok tanam karena lahan bertaninya sudah tidak ada.

"Kalau situasi ini terus berlanjut maka kita kehilangan lahan untuk bertani, jadi yang harus dikembangkan saat ini adalah tanaman hidroponik," kata Sekretaris Fraksi Partai Gerindra DPRD Jabar itu.

Ia menyampaikan, sebenarnya sudah ada beberapa masyarakat yang menerapkan sistem penanaman hidroponik seperti di Kelurahan Pasirendah, Kota Bandung.

Ia berharap, program hidroponik dapat dibantu oleh pemerintah daerah maupun provinsi sebagai kebijakan dalam mengatasi dampak dari pembangunan kota dan menyempitnya lahan pertanian.

"Kita melihat Jepang sebagai negara maju, dan bisa mengembangkan tanaman hidroponik," katanya.

Sunatra juga berharap ada keseriusan dari masyarakat dan bersinergi dengan pemerintah agar hasil tani dari tanaman hidroponik dapat memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.

"Jangan sampai kita semua terus mengkonsumsi hasil tani negara luar, padahal kita sendiri tetap bisa bertani dengan sistem hidroponik," katanya.


Pewarta: Feri Purnama
Editor : Sapto HP

COPYRIGHT © ANTARA 2026