"Dalam pengaturan pola makan, meskipun dalam kondisi underweight atau berat badan kurang, bukan berarti harus menaikkan berat badan dengan makanan yang tinggi gula, garam, lemak, atau tinggi karbohidrat," katanya dalam diskusi mengenai pengaturan diet untuk obesitas yang diikuti secara daring di Jakarta, Selasa.
Firli menegaskan cara menaikkan berat badan bagi orang yang berada dalam kondisi berat badan kurang bukan melalui dengan makan bebas, namun dengan menaikkan berat badan dengan berfokus pada peningkatan massa otot.
Peningkatan massa otot, kata dia, dapat dilakukan dengan cara berolahraga secara rutin, khususnya melalui olahraga seperti angkat beban, yang kemudian ditunjang melalui makanan yang mengandung sumber protein yang baik.
"Jadi, tidak hanya menitikberatkan pada asupan atau intake makanan saja, tetapi aktivitas fisik juga. Aktivitas fisik yang baik itu adalah melakukan olahraga rutin secara teratur dan terukur," ujarnya.
Untuk itu, Firli menganjurkan masyarakat agar makan dengan pola gizi sehat seimbang, sesuai dengan yang dianjurkan oleh Kementerian Kesehatan.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Ahli Gizi: Badan kurus bukan berarti bebas konsumsi garam, gula, lemak
Pewarta: Sean MuhamadEditor : Yuniardi Ferdinan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.