Community Development Forum (CDF) dengan pendekatan holistik, menurut Abdul, diinisiasi CARE Indonesia dengan dukungan para mitra, untuk pemberdayaan komunitas, termasuk perempuan di tiga desa di kawasan perkebunan teh di Bandung Selatan itu.

Forum pembangunan masyarakat ini, lanjut Abdul, dibangun, diperkuat, dan dipergunakan sebagai alat untuk membangun kesejahteraan tiga pihak, yakni manajemen perkebunan, pekerja termasuk perempuan, dan pemerintah desa, yang bekerja sebagai ruang bersama yang mempertemukan berbagai pihak tersebut, termasuk komunitas, hingga kelompok perlindungan masyarakat.

Ketiga pihak ini, menurutnya harus berkolaborasi untuk membangun kesejahteraan para pekerja, di saat bersamaan memastikan perkebunan bisa berkelanjutan di mana desa dengan masyarakatnya juga sangat bergantung pada keberlanjutan kebun tersebut.

"Kalau ketiga-tiganya ini bisa bekerja sama, maka tujuan-tujuan pembangunan di tingkat desa, tujuan-tujuan keberlanjutan di kebun itu sendiri, bisa tercapai. Karenanya kegiatan besar utamanya membangun kolaborasi multipihak," ucap Abdul.

"Secara total dari tiga desa, ada 1.812 orang yang terlibat langsung, dengan 169 anggota CDF aktif (133 perempuan dan 33 laki-laki), kemudian saat ini di tiga desa itu ada 145 posisi yang diisi para perempuan dengan 34 di antaranya posisi kepemimpinan," ucapnya.

Kolaborasi berdampak

CDF menurut Abdul, memberikan kesempatan peningkatan kapasitas masyarakat, termasuk kelompok perempuan, mulai dari kepemimpinan, komunikasi, kesetaraan gender, pengurangan risiko bencana, hingga pencegahan kekerasan berbasis gender dan pengembangan alternatif mata pencaharian ini, memberikan dampak langsung pada ribuan masyarakat di tiga desa kawasan perkebunan.

Lanjut Abdul, adanya CDF yang mengembangkan pembangunan komunikasi lebih baik antara anggota serta pihak manajemen perkebunan, menciptakan kepercayaan diri dari para pekerja termasuk pekerja perempuan di perkebunan.

Ketua Srikandi PTPN 1 Regional 2 Mira Sumirah mengatakan pendekatan dialogis melalui CDF membantu membangun komunikasi yang lebih baik antara pekerja dan atasan serta perusahaan kepada komunitas perkebunan. Sehingga membuat lingkungan perkebunan bisa menjadi ruang aman bagi para pekerja.
 



Editor : Ricky Prayoga

COPYRIGHT © ANTARA 2026