Bandung (ANTARA) - Sekretaris DPRD Jawa Barat Dodi Sukmayana menegaskan bahwa masa purna tugas bukanlah akhir dari kontribusi, melainkan transisi menjadi "penjaga nilai" bagi institusi aparatur sipil negara (ASN) DPRD Jabar.

Sudut pandang ini menyoroti peran strategis para pensiunan yang tergabung dalam Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Sekretariat DPRD Jabar sebagai mentor ideologis bagi ASN aktif, di tengah tantangan regenerasi birokrasi yang kerap kehilangan arah nilai tradisional.

"Kehadiran purna bhakti bukan hanya sebagai bagian dari kenangan masa lalu, tetapi juga sebagai penuntun nilai, penjaga tradisi, dan penguat karakter kelembagaan," ujar Dodi dalam pengukuhan pengurus PWRI Sekretariat DPRD Jabar masa bhakti 2026-2031 di Gedung DPRD Jabar, Bandung, Senin.

Dodi menilai pengukuhan ini sebagai momentum krusial untuk merajut kembali tali silaturahmi sekaligus menghadirkan semangat pengabdian yang tidak lekang oleh waktu.

Menurutnya, pengalaman dan dedikasi para senior merupakan fondasi kokoh bagi generasi penerus yang saat ini melanjutkan estafet tanggung jawab di Sekretariat DPRD Jabar.

"Kami menyadari sepenuhnya, apa yang kami kerjakan hari ini tidak terlepas dari jejak langkah kerja keras dan ketulusan para senior sekalian. Untuk itu, izinkan kami menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang setulus-tulusnya," katanya.

Pihak Sekretariat DPRD Jabar menyatakan komitmennya untuk terus membuka ruang komunikasi dan kolaborasi aktif dengan PWRI.

Dodi berharap wadah ini menjadi sumber inspirasi bagi generasi ASN yang masih aktif agar tetap menjaga integritas berdasarkan pengalaman para pendahulu.

"Kami berharap PWRI dapat terus menjadi wadah silaturahmi yang hangat dan harmonis, ruang berbagi pengalaman dan kebijaksanaan," tutur Dodi.
 



Pewarta: Ricky Prayoga
Editor : Zaenal Abidin

COPYRIGHT © ANTARA 2026