Bandung (ANTARA) - Bupati Bandung, Jawa Barat, Dadang Supriatna mengalihkan anggaran peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Bandung untuk mempercepat penanganan bencana banjir yang melanda sejumlah lokasi di wilayah itu.
“Dana kegiatan kami alihkan untuk penanganan bencana, karena ada 29 kecamatan yang harus difokuskan,” kata Bupati Dadang saat mengunjungi korban banjir di Solokan Jeruk, Jumat.
Ia menegaskan langkah tersebut diambil sebagai bentuk prioritas pemerintah daerah (pemda) dalam merespons kondisi darurat yang tengah dihadapi masyarakat terdampak banjir.
Selain itu Pemerintah Kabupaten Bandung juga terus memperkuat koordinasi lintas lembaga dengan melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah provinsi hingga kementerian dan lembaga di pusat.
“Semua unsur harus bergerak, baik dari Provinsi Jawa Barat, BNPB, Kementerian Sosial, BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai), hingga perangkat daerah dan kepala desa,” ujarnya.
Berdasarkan data per 16 April, banjir telah menggenangi 13 kecamatan di Kabupaten Bandung dengan jumlah terdampak mencapai sekitar 20 ribu Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 58 ribu jiwa.
“Data per 16 April, banjir ini menggenangi 13 kecamatan dengan 20 ribu KK atau sekitar 58 ribu jiwa terdampak,” kata Bupati Dadang.
Sejumlah wilayah terdampak merupakan daerah langganan banjir, termasuk kawasan yang mengalami jebol tanggul seperti di wilayah Banjaran.
Untuk itu selain penanganan darurat, pemerintah daerah juga menyiapkan langkah jangka panjang guna meminimalkan risiko banjir pada masa mendatang. Upaya tersebut meliputi normalisasi sungai, perbaikan infrastruktur, serta penguatan sistem mitigasi bencana agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
Pewarta: Ilham NugrahaEditor : Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2026