Bandung (ANTARA) - Bupati Bandung, Jawa Barat, Dadang Supriatna memastikan pelayanan bagi warga terdampak banjir di Kecamatan Rancaekek berjalan optimal saat meninjau langsung lokasi terdampak di Desa Sukamanah.
Dadang saat meninjau kondisi banjir di Rancaekek, Rabu, menyebut kesiapan dapur umum dan layanan kesehatan bagi masyarakat harus berjalan optimal.
“Pelayanan kepada masyarakat harus berjalan optimal. Dapur umum dan tim kesehatan harus selalu siaga,” ujarnya.
Ia menegaskan, pemerintah daerah terus mengutamakan pemenuhan kebutuhan dasar warga, mulai dari logistik hingga layanan kesehatan selama masa tanggap darurat.
Dukungan dari pemerintah dan relawan juga terus mengalir untuk membantu warga terdampak banjir, termasuk melalui penyediaan dapur umum guna memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi.
Selain memastikan pelayanan, ia juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan masih berlangsung hingga akhir April berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
“Saya sudah mengingatkan ASN saat apel pagi bahwa kondisi ekstrem belum berakhir. BMKG juga memprediksi situasi ini berlangsung hingga akhir April,” katanya.
Dalam sepekan terakhir, banjir dilaporkan menggenangi 13 kecamatan di Kabupaten Bandung, disertai kejadian angin puting beliung di sejumlah wilayah mengakibatkan sekitar 65 rumah mengalami kerusakan akibat angin puting beliung dan memerlukan penanganan segera berdasarkan data sementara.
Merespons hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Bandung juga membentuk tim pentahelix yang melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah, masyarakat, dunia usaha, akademisi, hingga media.
Di sisi lain, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dijadwalkan akan meninjau sejumlah titik rawan banjir seperti Panyadap dan Bojong yang kerap mengalami jebol tanggul sungai.
Pewarta: Ilham NugrahaEditor : Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2026