Bandung (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung, Jawa Barat, menyiapkan anggaran sebesar Rp3 miliar guna memperbaiki rumah warga yang terdampak angin kencang di sejumlah wilayah.

Bupati Bandung Dadang Supriatna di Bandung, Senin, mengatakan bahwa anggaran tersebut digunakan untuk membantu perbaikan 63 rumah warga dengan tingkat kerusakan menengah hingga berat.

“Kita dapat data itu di 63 rumah, langsung kita perbaiki. Kemudian rumah yang mengalami kerusakan menengah ke atas diberikan bantuan kebencanaan dengan anggaran yang kita siapkan sebesar Rp3 miliar,” katanya.

Dirinya menjelaskan bahwa rumah dengan kerusakan berat hingga tidak layak huni akan dimasukkan ke dalam program perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH).

Ia juga menambahkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat sebanyak 13 kecamatan di Kabupaten Bandung yang terdampak banjir dan angin kencang.

Pihaknya menyebut beberapa daerah tersebut yakni Baleendah, Dayeuhkolot, Bojongsoang, Rancaekek, Katapang, Margahayu, Arjasari, Kertasari, Pacet, Banjaran, Pameungpeuk, Ciparay, dan Solokanjeruk.

Pada kesempatan tersebut, pihaknya juga menyebut telah melakukan asesmen lanjutan untuk mendata dampak bencana secara menyeluruh di sejumlah kecamatan terdampak.

"Saat ini, kita sedang melakukan asesmen berapa jumlah rumah yang terdampak angin puting beliung. Termasuk rumah yang mengalami kerusakan akibat tanggul aliran sungai yang jebol di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Margahayu, Rancaekek dan Solokanjeruk," ungkapnya.

Asesmen tersebut mencakup kerusakan infrastruktur, termasuk tanggul sungai yang jebol dan menyebabkan genangan di permukiman warga.

Ia juga mengatakan perbaikan tanggul sementara dilakukan secara bertahap sesuai kewenangan pemerintah daerah, sedangkan perbaikan permanen harus ada intervensi dari pihak terkait.

“Tetapi untuk secara permanen harus ada intervensi dari pemerintah pusat untuk penahannya,” katanya.

Pemkab Bandung telah berkoordinasi dengan BBWS Citarum, Kementerian Pekerjaan Umum, serta Pemerintah Provinsi Jawa Barat guna mempercepat penanganan bencana secara komprehensif.



Pewarta: Ilham Nugraha
Editor : Riza Fahriza

COPYRIGHT © ANTARA 2026