Cimahi (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi, Jawa Barat, memperkuat pengawasan dalam penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) setelah melakukan evaluasi terkait dugaan sekitar 36 siswa sekolah mengalami keracunan.
Wakil Wali Kota Cimahi Adhitia Yudisthira di Cimahi, Kamis, menegaskan pihaknya saat ini fokus memastikan seluruh pasien tertangani dengan baik sembari menunggu uji laboratorium.
“Kami hadir untuk memastikan seluruh pasien tertangani dengan baik. Fokus utama kami saat ini adalah penanganan medis dan observasi penyebab kejadian. Sampel makanan sudah diamankan dan sedang diuji di laboratorium,” ujarnya.
Ia menjelaskan beberapa sekolah yang terdampak meliputi TK PGRI, TK Kartika, SD Cimahi Mandiri 4, SD Karang Mekar Mandiri 1, dan SMP 6 Cimahi.
Pihaknya juga terus mendorong Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) agar setiap bahan makanan yang digunakan untuk diperiksa secara ketat sebelum diproses, termasuk sayuran, protein, dan komoditas lainnya.
“Pemeriksaan mencakup kualitas, kesegaran, dan keamanan pangan agar tetap sesuai standar baku mutu,” katanya.
Pada kesempatan tersebut pihaknya menyebut petugas SPPG sebelumnya harus diberikan pelatihan dan sosialisasi terkait keamanan pangan guna meningkatkan kemampuan dalam memilih, mengolah, dan mendistribusikan makanan sesuai prosedur yang berlaku.
Ia menyebut pengawasan lintas sektor terus diperkuat dengan melibatkan pemerintah, Forkopimda, dan petugas lapangan, guna memperkuat koordinasi antar-unit menjadi kunci agar seluruh proses berjalan sesuai aturan.
Pemkot memastikan jumlah titik SPPG terus diperluas dan beroperasi sesuai standar, sehingga cakupan penerima manfaat lebih luas tanpa mengurangi kualitas makanan yang disalurkan.
"Pemerintah akan melakukan pengawasan dan meminta seluruh SPPG di Kota Cimahi benar-benar disiplin dalam pelaksanaannya,” kata Wakil Wali Kota Adhitia.
Pemanfaatan produk lokal diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan, sekaligus menjaga keberlanjutan ekonomi daerah dengan kesegaran bahan baku dan ketersediaan menu bergizi tetap menjadi prioritas utama Pemkot.
Ia mengatakan Pemkot Cimahi akan terus memantau, mengevaluasi, dan menyesuaikan kebijakan MBG agar program berjalan aman, efektif, dan memberikan manfaat maksimal bagi kesehatan masyarakat.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pemkot Cimahi pastikan pasien keracunan MBG ditangani dengan baik
Pewarta: Ilham NugrahaEditor : Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2026