Cianjur (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Cianjur menjamin biaya perawatan dan penanganan korban diduga keracunan menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) di tiga kecamatan ditanggung pemkab setempat, di mana sebagian besar korban sudah pulih dan pulang ke rumah.
Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian di Cianjur, Jawa Barat, Rabu, mengatakan korban mencapai 300 orang, sebagian besar mendapat perawatan di puskesmas dan rumah sakit terdekat.
"Laporan yang tercatat kasus keracunan terjadi di tiga kecamatan, Kadupandak, Sukanagara, dan Cikalongkulon dengan total korban 300 orang dirawat di puskesmas dan rumah sakit," katanya.
Tercatat di Desa Wargasari, Kecamatan Kadupandak 45 siswa SD mengalami gejala keracunan setelah menyantap menu MBG, sebagian besar dirawat di Puskesmas Kadupandak dan dua orang di antaranya dirujuk ke RSUD Pagelaran.
Di Kecamatan Cikalongkulon tercatat lebih dari 250 siswa berasal dari sejumlah sekolah mengalami keracunan mendapat perawatan di Puskesmas Cijagang dan Puskesmas Cikalongkulon, tujuh di antaranya dirujuk ke rumah sakit.
"Termasuk lima orang siswa kelas 5 SDN Sukarame di Kecamatan Sukanagara, mendapat perawatan di Puskesmas Sukanagara karena mengeluh pusing, mual, muntah dan diare usai menyantap menu MBG," katanya.
Pewarta: Ahmad FikriEditor : Yuniardi Ferdinan
COPYRIGHT © ANTARA 2026