Cianjur (ANTARA) - Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mencatat selama libur panjang Imlek 2026 tingkat hunian kamar hotel di kawasan Puncak-Cianjur mencapai sekitar 50 persen.
Humas PHRI Samsul Rizal di Cianjur, Rabu, mengatakan peningkatan hunian kamar hotel di Cianjur sudah mulai terjadi pada 13 Februari 2026 di mana dari 1.200 lebih kamar hotel anggota PHRI Cianjur sekitar 600 kamar atau 50 persen-nya sudah terisi hingga 16 Februari 2026.
"Peningkatan sudah terlihat sejak Jumat hingga Senin, di mana rata-rata kamar di masing-masing hotel yang tersedia terisi setengahnya, meski ada beberapa hotel berbintang yang terisi penuh," katanya.
Namun pihaknya mencatat rata-rata tingkat hunian mencapai 50 persen dari masing-masing hotel yang menjadi anggotanya, peningkatan tersebut cukup tinggi dibandingkan saat libur akhir pekan sebelumnya, di mana rata-rata hunian hanya mencapai 30 persen.
Meningkatnya tingkat hunian kamar selama libur panjang Imlek, tutur dia, berkat berbagai upaya promosi yang digencarkan pelaku usaha perhotelan dengan pemerintah daerah terutama dalam segi promosi dan kemudahan bagi wisatawan untuk sampai dan menginap.
Untuk lebih meningkatkan angka hunian hotel di kawasan tersebut, pihaknya berharap Pemkab Cianjur memiliki tanggal atau kalender wisata tahunan yang dapat menjadi patokan bagi wisatawan untuk datang termasuk menggelar berbagai kegiatan seni, budaya dan olahraga berskala nasional.
"Sejumlah pelaku usaha perhotelan saat ini juga memberikan berbagai masukan dan menggelar kegiatan berskala nasional yang dapat mengundang wisatawan untuk datang dan menginap di Cianjur salah satunya kegiatan olahraga lari," katanya.
Pihaknya berharap upaya promosi dalam berbagai kegiatan pameran wisata berbagai tingkatan, mereka dapat dilibatkan sehingga dapat mengenalkan hotel sekaligus destinasi wisata terdekat yang dapat dikunjungi ketika menginap di Cianjur.
"Kami berharap tingkat hunian hotel di Cianjur terus meningkat seiring promosi yang digencarkan agar wisatawan yang datang dapat membedakan sensasi menginap di Cianjur yang memiliki beragam destinasi wisata, seni dan budaya serta keramahan masyarakatnya," kata dia.
