Bandung (ANTARA) - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Bandung, Jawa Barat, memperketat pengamanan di sejumlah wilayah rawan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjelang bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.
Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono dalam keterangannya di Bandung, Senin, menyampaikan bahwa pihaknya telah memetakan titik-titik yang selama ini menjadi lokasi rawan, khususnya pada malam hingga menjelang sahur.
“Kami sudah melakukan pemetaan dan meningkatkan patroli rutin di titik-titik rawan. Kami pastikan akan menindak tegas setiap pelanggaran yang mengganggu ketertiban masyarakat,” ujarnya.
Dirinya menjelaskan langkah ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi peningkatan aktivitas balap liar, peredaran minuman keras (miras), penyalahgunaan narkoba, hingga Obat Keras Tertentu (OKT) yang kerap terjadi setiap memasuki bulan puasa.
Ia juga menambahkan bahwa operasi miras dan narkoba juga dimaksimalkan guna menekan potensi gangguan selama Ramadhan serta memastikan situasi kondusif agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman.
Selain itu, personel juga disiagakan di sejumlah titik keramaian seperti kawasan permukiman, pusat perbelanjaan, serta jalur-jalur yang kerap dijadikan lokasi berkumpulnya remaja pada malam hari guna mencegah potensi gangguan kamtibmas.
Pada kesempatan tersebut, pihaknya juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban lingkungan, serta mengawasi aktivitas anak-anak dan remaja agar tidak terlibat dalam kegiatan yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain.
"Kami menghimbau, mengajak kepada seluruh masyarakat ini sebentar lagi bulan Ramadan, bulan suci, agar ibadah kita semua khusyuk, khususnya yang masyarakat yang muslim," ucapnya
Dirinya berharap Ramadhan tahun ini dapat berlangsung damai, tertib, dan penuh keberkahan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Bandung seiring diperketatnya pengamanan di sejumlah wilayah rawan.
