Lubuk Basung (ANTARA) - Ruas jalan nasional menghubungkan Kota Padang menuju Pasaman Barat, terendam banjir setinggi 1-2 meter di Tapian Kandih, Nagari atau Desa Salareh Aia Barat, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Senin sore.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Agam Rahmat Lasmono di Lubuk Basung, mengatakan akibat kejadian itu akses jalan tidak bisa dilewati kendaraan roda dua maupun roda empat.
"Kendaraan roda dua dan empat tidak bisa melewati daerah tersebut," katanya.
Ia mengatakan banjir menggenangi jalan nasional tersebut akibat curah hujan cukup tinggi melanda daerah itu semenjak Senin (16/2) siang.
Air mulai menggenangi jalan nasional pada pukul 17.04 WIB dan banjir juga menggenangi rumah warga sekitar daerah tersebut.
"Tidak ada korban jiwa akibat kejadian tersebut dan daerah itu merupakan langganan banjir apabila curah hujan cukup tinggi setelah air Sungai Batang Nanggang meluap," katanya.
Di Kecamatan Palembayan, tambahnya juga terjadi tanah longsor menutup badan jalan provinsi menghubungkan Padang Koto Gadang-Bukittinggi di Tonggo Gumarang I, Nagari Tigo Koto Silungkang.
Setelah itu tanah longsor menimbun badan jalan provinsi menghubungkan Lubuk Basung-Bukittinggi tepatnya di Dusun Lubuak Sao, Nagari Dalko, Kecamatan Tanjung Raya.
Material tanah longsor menimbun badan jalan dengan panjang sekitar 20 meter dan tinggi sekitar 1,5 meter sehingga akses jalan tidak bisa dilewati kendaraan roda dua maupun roda empat.
"Alat berat sudah ada di lokasi dan menunggu operator untuk membersihkan material tanah longsor," katanya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Jalan nasional dari Agam menuju Pasaman Barat terendam banjir
