Cianjur (ANTARA) - Perumdam Tirta Mukti Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, memastikan pendistribusian air bersih ke rumah 42 ribu pelanggan yang tersebar di 11 cabang di kabupaten setempat selama bulan puasa tetap aman dan normal.
Direktur Utama Perumdam Tirta Mukti Cianjur Syamsul Hadi di Cianjur, Selasa, mengatakan perubahan tingkat pemakaian air selama bulan puasa menjadi perhatian, khususnya bagi pelanggan yang sumber airnya berasal dari air pengolahan.
Beberapa wilayah pelanggan yang bersumber dari air olahan akan dilakukan pengolahan pada pukul 02.00 WIB dinihari selama bulan puasa, sehingga saat digunakan menjelang sahur dapat berjalan normal tanpa gangguan.
“Setelah dilakukan pengolahan, air ke pelanggan sudah dapat mengalir mulai pukul 3:00 WIB, karena saat bulan puasa, terutama saat sahur tingkat pemakaian meningkat," katanya.
Sejumlah langkah antisipasi perubahan waktu pemakaian yang meningkat pada sahur dan berbuka puasa, sudah dilakukan pemetaan, terutama di wilayah yang pelayanannya di jam tertentu, seperti di Kecamatan Cibeber, Sindangbarang, Cidaun dan sebagian Ciranjang.
Sedangkan untuk pelanggan di wilayah Kota Cianjur, dipastikan air mengalir normal selama 24 jam, karena sumber air langsung dari mata air yang tidak perlu pengolahan.
Bahkan, pihaknya memastikan seluruh saluran pipa induk utama dalam kondisi prima, sehingga tidak terjadi berbagai kendala pendistribusian saat bulan puasa ke seluruh rumah pelanggan di wilayah utara hingga selatan Cianjur.
"Kami melakukan pelayanan lebih prima pada saat bulan puasa, karena pemakaian cukup tinggi, terutama saat berbuka dan sahur, kami pastikan air mengalir normal dan lancar," katanya.
Dia menambahkan untuk mengantisipasi kendala yang terjadi selama bulan puasa, pihaknya menyiagakan sekitar enam unit truk tangki air bersih yang dapat mendistribusikan air sampai ke rumah pelanggan ketika dibutuhkan.
