Cianjur (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat mencatat empat rumah rusak akibat pergeseran tanah di Desa Pagelaran, Kecamatan Pagelaran, sehingga empat kepala keluarga dengan 12 jiwa mengungsi, Rabu.
Sekretaris BPBD Kabupaten Cianjur Asep Sudrajat di Cianjur, Rabu, mengatakan pergeseran tanah terjadi setelah hujan turun deras lebih dari dua jam, sehingga membuat empat rumah warga mengalami retak di bagian dinding dan lantai yang amblas.
"Kami langsung mengirim petugas guna melakukan pendataan dan penanganan cepat termasuk melakukan evakuasi terhadap warga yang rumahnya rusak, di mana tercatat empat kepala keluarga mengungsi ke rumah saudaranya," kata dia.
Dia menjelaskan cuaca ekstrem yang melanda sebagian besar wilayah Cianjur selama beberapa hari terakhir memicu terjadinya bencana alam di enam kecamatan termasuk Pagelaran dengan pergeseran tanah, di mana selain rumah rusak dilaporkan belasan rumah terancam.
Pihaknya mengimbau masyarakat mulai dari utara hingga selatan Cianjur meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan serta jeli membaca tanda alam akan terjadinya bencana terlebih ketika hujan turun deras saat petang dan malam hari.
"Segera mengungsi ketika melihat tanda alam akan terjadi bencana. Kami menyiagakan seluruh relawan di setiap desa dan kecamatan guna memantau situasi setiap hari termasuk mengevakuasi warga ketika melihat tanda alam akan terjadi bencana," katanya.
