Lebih lanjut, ia menyampaikan secara keseluruhan lahan sawah di Kota Cirebon yang tercatat oleh ATR/BPN seluas 93 hektare, dengan eksisting saat ini diperkirakan mencapai 110 hektare.
“Rata-rata produktivitasnya 5,2 hingga 5,3 ton gabah per hektare. Jika dikalikan dengan total lahan aktif dan dua kali panen dalam setahun, hasilnya cukup signifikan,” katanya.
Ia menambahkan, pengembangan beras ramah lingkungan ini juga bertujuan memperluas pilihan bahan pangan sehat bagi masyarakat, sekaligus meningkatkan nilai tambah bagi petani lokal.
“Pemkot Cirebon berkomitmen terus mendorong pertanian yang ramah lingkungan dan berkelanjutan, agar ketahanan pangan tetap terjaga sekaligus sehat untuk dikonsumsi,” ucap dia.
Baca juga: Pemkot Cirebon memperkuat aksi konvergensi atasi stunting
Baca juga: Pemkot Cirebon mengenalkan produk "ecoprint" daun jati di KKJ 2025
Baca juga: Disbudpar hadirkan maskot baru untuk promosikan wisata Cirebon
