Majalengka (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, memprioritaskan penanganan banjir di wilayah Kecamatan Cikijing setelah luapan Sungai Cilutung merendam ratusan rumah warga dan sejumlah fasilitas umum.

Bupati Majalengka Eman Suherman dalam keterangannya di Majalengka, Kamis, mengatakan pemerintah daerah bergerak cepat untuk memastikan pemenuhan kebutuhan mendesak warga di lokasi terdampak banjir.

“Kami hadir langsung untuk melihat kondisi warga dan memastikan kebutuhan mendesak di lapangan. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dan penanganan banjir kami utamakan,” katanya.

Ia menyebutkan penanganan dilakukan mulai dari respons darurat hingga langkah lanjutan, agar kejadian serupa tidak terulang.

Ia menegaskan seluruh perangkat daerah terkait diminta segera melakukan pendataan kerusakan secara menyeluruh, sebagai dasar penanganan berikutnya.

Dalam peninjauan tersebut, kata dia, pemerintah daerah telah menyalurkan bantuan berupa sembako, alat kebersihan, dan tikar kepada warga terdampak.

Ia menuturkan banjir di Kecamatan Cikijing, khususnya di Desa Kasturi pada Rabu (7/1), dipicu jebolnya saluran Sungai Cilutung yang mengakibatkan luapan air ke permukiman warga.

Eman mengatakan data sementara mencatat, sebanyak 269 rumah warga di Blok Situngsari dan Mekarsari terdampak banjir.

“Selain permukiman, banjir juga merendam sekitar 50 hektare lahan persawahan dan 30 kolam ikan milik warga,” katanya.



Pewarta: Fathnur Rohman
Editor : Yuniardi Ferdinan

COPYRIGHT © ANTARA 2026