Jika kawasan Alun-alun yang selalu ramai dan terjadi kerumunan orang, Yeni khawatir terjadi penularan wabah COVID-19 dan kasusnya terus meningkat tidak terkendali.

"Perkembangan Garut pun mengalami kenaikan, dikhawatirkan dari kerumunan itu COVID-19 semakin meningkat," katanya.

Baca juga: Garut sulit cari penyuplai untuk pasar murah minyak goreng

Terkait batas waktu penutupannya, Yeni mengatakan belum dapat ditentukan, yang jelas jajarannya berupaya untuk mencegah kerumunan untuk memutus penularan kasus COVID-19.

"Penutupan itu dilakukan dalam jangka waktu belum bisa ditentukan," katanya. ***3***

Pewarta: Feri Purnama
Editor : Staf Redaksi Jabar

COPYRIGHT © ANTARA 2026