Cirebon (ANTARA) - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Cirebon, Jawa Barat, menggencarkan razia penyakit masyarakat (pekat) untuk menekan peredaran minuman keras (miras) selama Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Kapolresta Cirebon Kombes Pol Imara Utama di Cirebon, Kamis, mengatakan kegiatan tersebut dilakukan untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif saat Ramadhan.
Ia menjelaskan dalam dua hari menjelang Ramadhan, petugas kepolisian sudah menyita total 168 botol miras berbagai merek serta miras tradisional jenis ciu dari sejumlah wilayah di Kabupaten Cirebon.
“Dalam razia tersebut, kami berhasil mengamankan 60 botol miras pada operasi pertama dan 108 botol miras pada kegiatan berikutnya,” katanya.
Ia menuturkan razia tersebut dilaksanakan secara intensif hingga tingkat polsek di sejumlah wilayah Kabupaten Cirebon.
Selain menyita barang bukti, kata Kapolresta, para penjual miras yang terjaring razia juga langsung diproses melalui tindak pidana ringan (tipiring) sesuai ketentuan yang berlaku.
Imara menegaskan Polresta Cirebon tidak akan mentoleransi peredaran miras, khususnya kategori ilegal di wilayah hukum Polresta Cirebon.
“Penindakan tersebut sekaligus menjadi bentuk komitmen kepolisian dalam menjaga kondusivitas daerah selama Ramadhan,” katanya.
Menurut dia, peredaran miras kerap menjadi salah satu pemicu terjadinya tindak kriminalitas dan gangguan ketertiban umum, sehingga perlu dilakukan langkah pencegahan melalui operasi rutin.
Oleh karena itu, pihaknya memastikan razia pekat terus dilakukan selama Ramadhan sebagai upaya menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang menjalankan ibadah puasa.
Kapolresta juga mengajak masyarakat di Cirebon, untuk berperan aktif menjaga keamanan lingkungan masing-masing.
Ia minta masyarakat juga dapat melaporkan peredaran miras ataupun potensi gangguan kamtibmas melalui layanan hotline 110 atau nomor pengaduan 08112497497.
"Setiap laporan yang diterima, segera ditindaklanjuti dengan mengerahkan petugas ke lokasi. Partisipasi masyarakat sangat berarti bagi kepolisian dalam menjaga keamanan lingkungan,” ucap dia.
