Garut (ANTARA) - Sebanyak 300 orang dari berbagai instansi pemerintah daerah, Polri, TNI, dan sukarelawan turun melakukan aksi bersih-bersih memungut sampah di jalur wisata Jalan Ibrahim Adjie, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Jumat, untuk menciptakan daerah yang bersih, dan nyaman.
Bupati Garut Abdusy Syakur Amin yang memimpin langsung aksi bersih-bersih massal bertajuk "Gerakan Ngariksa Hate" dalam rangka memperingati ke-213 Hari Jadi Garut, sekaligus menyambut Hari Peduli Sampah Nasional 2026, dan instruksi langsung dari Presiden Republik Indonesia untuk menjaga kebersihan lingkungan.
"Kegiatan hari ini menjadi momentum penting ke depan atas perintah Presiden RI Prabowo Subianto yang meminta ke kita untuk menjaga kebersihan lingkungan," kata Bupati.
Ia menuturkan, aksi bersih-bersih bukan agenda seremonial tahunan, melainkan wujud nyata pelaksanaan instruksi Presiden Republik Indonesia yang menekankan seluruh daerah untuk menjaga kebersihan lingkungan, terutama bersih dari sampah.
Tindak lanjut instruksi itu, kata dia, pihaknya segera menerbitkan Surat Edaran yang ditujukan untuk seluruh instansi, sekolah, pusat pelayanan publik Garut agar lebih aktif menjaga kebersihan secara berkelanjutan.
"Itu ada hari-hari di mana secara khusus, secara partisipatif, itu kantor-kantor, sekolah-sekolah, puskesmas-puskesmas, semua melakukan menjaga kebersihan kita," katanya.
Ia berharap upaya pemerintah daerah dalam menciptakan lingkungan yang bersih itu dapat kembali meraih prestasi tingkat nasional tentang kota terbersih di Indonesia.
"Barangkali menjadi inspirasi kita, kita berharap sekalipun ini bisa. Jadi, kita realisasikan lagi dengan kerja sama semua pihak," katanya.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Garut Jujun Juansyah menambahkan, kegiatan tersebut melibatkan kurang lebih 300 orang yang disebar untuk membersihkan sampah di Jalan Ibrahim Adjie, dan juga di sejumlah daerah lainnya.
Ia mengatakan gerakan bersih-bersih dari sampah itu upaya memperkuat ikatan antara manusia dan alam agar tercipta lingkungan yang bersih, sehat, nyaman, aman, dan tenteram.
"Bagaimana kita bisa menjaga alam, supaya alam juga bisa menjaga kita," katanya.
