Cirebon (ANTARA) - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon, Jawa Barat, mencatat sebanyak 24.568 tiket angkutan Lebaran telah terjual hingga 12 Februari 2026 dari total kapasitas kursi yang disediakan pada periode mudik tahun ini.
Manajer Humas PT KAI Daop 3 Cirebon Muhibbuddin di Cirebon, Jumat, mengatakan angka penjualan tersebut menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap moda kereta api menjelang masa angkutan Lebaran.
“Angka tersebut masih akan terus bergerak karena periode penjualan tiket masih berlangsung,” katanya.
Ia menuturkan total ada 79.040 tempat duduk yang disediakan selama masa angkutan Lebaran 2026 di Daop 3 Cirebon, termasuk penambahan sekitar 8.960 kursi.
Menurut dia, tiket angkutan Lebaran mulai dipasarkan secara bertahap melalui kanal resmi sejak 10 Februari 2026.
“Pemesanan tiket dapat dilakukan melalui aplikasi resmi Access by KAI serta kanal penjualan resmi lainnya,” ujarnya.
Muhibbuddin menyebutkan saat ini sisa ketersediaan tempat duduk reguler tercatat sebanyak 45.511 kursi, di luar kuota program stimulus pemerintah.
Selain itu, kata dia, masih ada 38.975 tempat duduk dari program stimulus tarif yang bisa dimanfaatkan masyarakat untuk periode perjalanan tertentu.
Ia memastikan kesiapan operasional telah diperkuat melalui pemeriksaan sarana dan prasarana, peningkatan pengamanan di stasiun dan jalur, serta optimalisasi layanan pelanggan.
“Kami memastikan seluruh aspek keselamatan dan pelayanan disiapkan maksimal agar perjalanan mudik berlangsung aman dan nyaman,” ujarnya.
Ia menambahkan, pemerintah kembali menggulirkan stimulus sektor transportasi dengan diskon tarif angkutan umum sebesar 30 persen pada periode Hari Besar Keagamaan Nasional, termasuk Lebaran, dengan masa berlaku untuk kereta api pada 14-29 Maret 2026.
“Kami mengimbau masyarakat merencanakan perjalanan lebih awal dan memesan tiket melalui kanal resmi agar mendapatkan jadwal yang sesuai kebutuhan,” ucap dia.
