Kuningan (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, mengimbau masyarakat agar mewaspadai potensi bencana menyusul prakiraan cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang dalam beberapa hari ke depan.

Kepala Pelaksana BPBD Kuningan Indra Bayu Permana, di Kuningan, Minggu, mengatakan kondisi cuaca ekstrem tersebut berpotensi memicu bencana hidrometeorologi, salah satunya pohon tumbang yang dapat membahayakan keselamatan warga.

Atas dasar tersebut, pihaknya meminta para lurah dan kepala desa agar melakukan langkah pencegahan dini, dengan mengajak warga yang memiliki pohon besar untuk merawatnya.

“Pohon dengan dahan terlalu lebat agar segera dipangkas. Sementara pohon yang sudah tua, lapuk, miring, dan berisiko roboh sebaiknya ditebang untuk mencegah kerugian maupun korban,” katanya.

Menurut dia, upaya mitigasi perlu dilakukan secara kolaboratif antara pemerintah desa dan masyarakat untuk meminimalkan dampak cuaca ekstrem.

Selain kawasan permukiman, BPBD Kuningan juga meningkatkan kewaspadaan terhadap pohon-pohon besar yang berada di sepanjang ruas jalan dan berpotensi membahayakan pengguna jalan.

Indra menyampaikan bahwa BPBD terus berkoordinasi dengan dinas teknis terkait, guna melakukan pemantauan serta penanganan pohon yang dinilai rawan tumbang.

“Pemangkasan dilakukan seperlunya, sesuai situasi dan kondisi agar dampak lanjutan seperti kemacetan dan gangguan aktivitas lainnya tidak terjadi,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar mewaspadai perubahan cuaca yang dapat terjadi secara cepat dan tidak menentu.

"Masyarakat perlu berhati-hati dalam merencanakan berbagai aktivitas, terutama perjalanan darat, laut, dan udara, serta kegiatan luar ruang seperti aktivitas wisata," katanya.



Pewarta: Fathnur Rohman
Editor : Yuniardi Ferdinan

COPYRIGHT © ANTARA 2026