Bandung (ANTARA) - Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) Universitas Padjadjaran mengundang tiga calon yang diproyeksikan menjadi dekan fakultas itu untuk periode 2026-2030 guna memperkuat kolaborasi antara alumnus, mahasiswa, dan fakultas.
Ketiga calon itu, yakni Nindi Aristi, Herlina Agustina, dan Trie Damayanti, hadir dalam diskusi Fikom Unpad Connection "Menjaring Ide Re-Imajinasi Fikom Unpad" digagas IKA Fikom Unpad, dengan memaparkan visi-misinya mengembangkan fakultas.
Koordinator acara, Azis Husaini, di Bandung, Jumat, mengatakan diskusi ini untuk mendekatkan calon dekan dengan para alumnus dan mahasiswa Fikom Unpad sehingga harapannya sinergi ini terus berlanjut, termasuk mempersiapkan para mahasiswa menghadapi dunia kerja.
"Karena kebetulan nanti akan ada pemimpin baru dari Fikom Unpad, kami tentu harus mendekatkan diri kepada pemimpin baru. Karena memang kami membutuhkan itu untuk menyukseskan Fikom secara pendidikan maupun nanti mudah-mudahan bisa membantu mahasiswa-mahasiswa yang lulus dalam dunia kerja," katanya.
Dalam menghadapi peluang dunia kerja, IKA Fikom Unpad telah memiliki program bersama BEM Fikom Unpad untuk menjaring para mahasiswa dan diberikan pelatihan agar siap menghadapi dunia kerja sesungguhnya.
"Kebetulan kita punya program coaching, nanti ada beberapa alumni yang sudah punya jabatan di beberapa perusahaan kemudian akan disinergikan dengan BEM. Programnya rutin setiap bulan atau kuartalan, untuk memberikan sebenarnya mindset bahwa dunia kerja itu seperti ini. Nah dengan (calon) dekan baru ini kami memaparkan beberapa hal tersebut," ujarnya.
Nindi Aristi menilai diskusi ini menjadi ruang terbuka untuk saling bertukar pikiran dan mendapatkan masukkan demi memajukan fakultas.
"Alhamdulillah ini adalah bentuk keterbukaan bagaimana kita dalam proses pemilihan pemimpin baru di Fikom. Jadi bisa untuk menampung masukan, kritik, saran atau harapan dari alumni maupun mahasiswa," katanya.
Herlina Agustin menyatakan langkah ini bagian demokrasi dalam proses pemilihan calon Dekan Fikom Unpad dan mengenalkannya pada alumnus, termasuk pola pikirnya.
"Jadi bagian mana yang nanti bisa didukung, yang bisa diberi masukan, atau perlu diperbaiki. Itu jadi sebuah dinamika yang sangat bagus. Karena kan ini bukan hanya untuk kami bertiga personal, tapi juga buat sebuah institusi yang namanya Fakultas Ilmu Komunikasi, dan itu melibatkan semua pihak," ujarnya.
Trie Damayanti menjelaskan agenda semacam ini harus terus digelar supaya bisa menyamakan persepsi guna kemajuan fakultas, meski alumnus tidak berhak memilih
"Setidaknya IKA di sini memiliki keinginan untuk bekerja sama dengan siapa pun nanti yang akan menjadi dekan. Karena bagaimana pun juga kolaborasi antara fakultas sebagai sebuah lembaga pendidikan dengan alumninya menjadi satu hal yang sangat penting. Mudah-mudahan ini menjadi sebuah kebiasaan baik, dan setidaknya ini akan selalu menjaga harmonisasi silaturahmi antara alumni dengan fakultas," katanya.
