Jakarta (ANTARA) - Banjir kembali merendam wilayah Tanjung Lengkong, Kelurahan Bidara Cina, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, hingga ketinggian air mencapai 1,7 meter atau 170 sentimeter (cm).
Lurah Bidara Cina Suhartono mengatakan, hujan deras yang mengguyur wilayah selatan Jakarta sejak Jumat dini hari menjadi pemicu utama naiknya permukaan air di kawasan tersebut.
"Sejak subuh sekitar pukul 04.30 WIB hujan deras terus mengguyur wilayah selatan. Berdasarkan peringatan dini banjir, status di Katulampa, Manggarai, dan Depok sempat berada di siaga 3," kata Suhartono di Kantor Lurah Bidara Cina, Jakarta Timur, Jumat.
Ketinggian air mencapai 1,7 meter hingga saat ini berada di titik terdalam, tepatnya di Gang Macan RT 05/RW 07.
Menurutnya, air mulai masuk ke permukiman warga sekitar pukul 11.00 WIB dan terus mengalami kenaikan hingga sore hari.
"Untuk titik tertinggi berada di Gang Macan RT 05 RW 07, mencapai 170 cm sejak pukul 17.00 WIB. Kenaikan terjadi mulai sekitar pukul 11.00 WIB hingga sore ini," ujar Suhartono.
Kondisi tinggi muka air di Manggarai yang masih berstatus siaga 3 membuat aliran air tertahan dan berdampak pada wilayah hilir, termasuk Bidara Cina.
"Air terlihat seperti tertahan karena di Manggarai masih siaga 3, sehingga debit belum sepenuhnya surut," ucap Suhartono.
Akibat banjir tersebut, sedikitnya 500 kepala keluarga (KK) atau sekitar 1.300 jiwa di RW 07 terdampak. Meski demikian, hingga saat ini belum ada warga yang mengungsi.
"Sementara ini belum ada yang mengungsi. Mudah-mudahan cepat surut karena sekarang cuaca sudah tidak hujan," kata Suhartono.
Sejumlah personel gabungan telah dikerahkan untuk bersiaga di lokasi, seperti Babinsa, Bimaspol, TNI-Polri, Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA), serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
"Kalau status siaga 3, teman-teman dari Babinsa, Bimaspol, TNI-Polri, SDA, dan BPBD semua siaga di tempat," ujarnya.
Meski terjadi genangan cukup tinggi, dia memastikan inlet sodetan yang mengarah ke Kanal Banjir Timur (KBT) masih berfungsi normal. Hal itu diharapkan dapat membantu mempercepat surutnya air apabila debit di hulu mulai menurun.
Adapun jajaran kelurahan terus memantau perkembangan tinggi muka air dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mengantisipasi kemungkinan kenaikan susulan, terutama jika hujan kembali turun di wilayah hulu.
Suhartono pun mengimbau warga untuk tetap waspada dan segera melapor kepada petugas apabila membutuhkan evakuasi atau bantuan darurat.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Banjir rendam Bidara Cina Jaktim hingga capai 1,7 meter
Pewarta: Siti NurhalizaEditor : Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2026