Cirebon (ANTARA) - Perumda Air Minum (PAM) Tirta Giri Nata Kota Cirebon, Jawa Barat, merampungkan perbaikan pipa transmisi utama di kawasan Plangon, Cirebon guna menjaga keberlanjutan layanan air bersih kepada pelanggan.
Direktur Utama PAM Tirta Giri Nata Kota Cirebon Sofyan Satari di Cirebon, Jumat, mengatakan perbaikan pipa utama tersebut telah selesai dan distribusi air ke sebagian besar wilayah terdampak mulai kembali normal.
“Perbaikan pipa sudah saat ini selesai dan tinggal yang masyarakat Galunggung. Pesisir sudah, tinggal Galunggung yang belum,” katanya.
Ia menjelaskan, belum normalnya aliran air di wilayah Galunggung, Cirebon dan sekitarnya disebabkan kerusakan pada pompa distribusi yang mengalirkan air ke kawasan tersebut.
Menurut dia, sistem distribusi air ke Galunggung memang mengandalkan perpompaan, berbeda dengan wilayah lain yang tidak sepenuhnya menggunakan pompa.
“Pompa ada kerusakan sedikit. Khusus Galunggung dan sekitarnya memang menggunakan pompa,” ujarnya.
Sofyan menyebutkan teknisi pompa telah saat ini tengah melakukan perbaikan, agar distribusi di wilayah tersebut segera kembali normal.
Ia menyampaikan pula kapasitas distribusi air pasca perbaikan mencapai 850 liter per detik, sesuai izin dan kapasitas pipa yang tersedia.
Ia memastikan titik kebocoran telah ditutup dan kini tinggal dilakukan penguatan badan jalan, agar tidak kembali terdampak beban kendaraan di atasnya.
“Sudah ditutup. Tinggal perbaikan jalan dan penguatan di atasnya agar tidak terganggu lagi ketika kena beban. Kita beton,” katanya.
Sebelumnya, PAM Tirta Giri Nata mencatat sekitar 30 ribu pelanggan terdampak gangguan layanan air bersih akibat kebocoran pipa utama di kawasan Plangon, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon.
Jumlah tersebut setara hampir 50 persen dari total pelanggan yang saat ini terdaftar dalam jaringan layanan air bersih di Kota Cirebon.
Pewarta: Fathnur RohmanEditor : Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2026