Sementara itu, pakar kebijakan publik Universitas Padjadjaran (Unpad) Yogi Suprayogi menilai inovasi yang dibawa Menteri ESDM Bahlil Lahadalia melalui program etanol dan regulasi sumur minyak rakyat dapat menjadi terobosan untuk menekan impor energi.
“Secara konsep, bagus. Kalau masyarakat lokal bisa bekerja sama dengan organisasi atau koperasi rakyat, itu bisa memperkuat ekonomi daerah,” kata Yogi.
Namun, ia mengingatkan agar kebijakan sumur rakyat tetap mengutamakan kesejahteraan masyarakat dan tidak dijadikan alat oleh perusahaan besar untuk meraih keuntungan sepihak.
Baca juga: Pakar Unisba dan Unpad mendukung pemerintah wujudkan swasembada energi
Baca juga: BRIN: Produksi singkong nasional belum memadai untuk bahan energi terbarukan
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Guru Besar ITB: Pencampuran etanol ke BBM kurangi ketergantungan impor
