Cianjur (ANTARA) - Kepolisian Resor Cianjur, Jawa Barat memastikan ledakan yang terjadi di Perumahan BLK Residence, Kelurahan Bojongherang, karena kebocoran gas elpiji 12 kilogram sehingga menyebabkan pemilik rumah mengalami luka bakar, Selasa.

Kanit Reskrim Polsek Cianjur Ipda Radika di Cianjur Selasa, mengatakan korban yang mengalami luka bakar serius langsung dibawa ke Rumah Sakit Edelweis Cianjur untuk mendapatkan perawatan medis intensif.

“Dugaan sementara ledakan dipicu kebocoran selang atau regulator tabung gas elpiji di bagian dapur, dimana pemilik hendak menyalakan kompor,” katanya.

Dentuman dari tabung gas sempat dirasakan cukup kencang warga yang tinggal satu blok dan blok lainnya, membuat sejumlah rumah mengalami kerusakan terutama di bagian atap dan kaca yang pecah, dimana hingga saat ini petugas masih melakukan pendataan.

Mendapati hal tersebut, ungkap dia, warga berhamburan keluar rumah guna memastikan asal ledakan, dimana warga sempat melihat asap tebal dan percikan api keluar dari rumah korban OY (63), sehingga warga langsung memberikan bantuan.

"Warga sekitar dengan sigap membantu evakuasi korban dan membawa korban ke rumah sakit, sedangkan warga lainnya berusaha memadamkan api agar tidak membesar dan menjalar," katanya.

Pihaknya mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan kehati-hatian saat menyalakan kompor gas, pastikan tidak ada kebocoran pada tabung atau slang penghubung harus dalam kondisi baik serta rutin melakukan pemeriksaan dan pemeliharaan.



Pewarta: Ahmad Fikri
Editor : Yuniardi Ferdinan

COPYRIGHT © ANTARA 2026