“Jumlah kasus ini mengalami peningkatan signifikan dibandingkan dengan tahun 2023 yang tercatat sebanyak 728 kasus dengan lima kematian,” kata Kepala Dinkes Kabupaten Cirebon dr Neneng Hasanah, di Cirebon, Rabu.
Baca juga: Pemkab Cirebon mengerahkan kader jumantik di setiap desa guna kurangi DBD
Ia menjelaskan seluruh pasien sudah menjalani perawatan di rumah sakit maupun fasilitas kesehatan (faskes) yang ada di Kabupaten Cirebon.
Meskipun terdapat kasus kematian akibat DBD, pihaknya memastikan sebagian besar pasien yang dirawat sudah sembuh sehingga diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing.
Neneng mengatakan saat ini Dinkes Kabupaten Cirebon sedang berupaya untuk mencegah adanya pasien baru yang terjangkit DBD.
“Pada bulan September, terdapat 47 kasus, angka ini lebih rendah dibandingkan dengan bulan-bulan sebelumnya. Meskipun demikian, kami berupaya mencegah adanya kasus baru,” ujarnya.
Untuk mengatasi penyebaran DBD, Dinkes Kabupaten Cirebon telah melakukan berbagai upaya, termasuk pemantauan melalui puskesmas di setiap kecamatan, pemberian obat sampai pelaksanaan fogging di wilayah yang diperlukan.
Pewarta: Fathnur RohmanEditor : Yuniardi Ferdinan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.