Cianjur (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menyiagakan sekitar 300 personel terdiri dari petugas dan relawan guna antisipasi dan penanganan cepat ketika terjadi bencana alam saat malam pergantian tahun.
Sekretaris BPBD Cianjur Asep Sudrajat di Cianjur, Rabu, mengatakan masyarakat yang hendak merayakan malam pergantian tahun di luar rumah diminta untuk selalu memperhatikan informasi prakiraan cuaca demi keamanan, kenyamanan dan keselamatan.
"Kami juga mengimbau masyarakat yang menggunakan kendaraan saat malam pergantian tahun, selalu meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan serta mendengarkan anjuran petugas saat melintasi titik rawan bencana seperti jalur Puncak dan selatan Cianjur," katanya.
Selain dapat melihat informasi di media sosial terkait cuaca, masyarakat dapat bertanya di sejumlah pos yang didirikan di sepanjang jalur utama Cianjur mulai dari utara sampai selatan Cianjur, sehingga dapat merayakan malam pergantian tahun dengan aman dan nyaman.
Dia menjelaskan titik rawan bencana longsor terdapat di sejumlah titik mulai dari kawasan Puncak sampai Cugenang, termasuk di sepanjang jalur selatan Cianjur mulai dari Campaka sampai Sindangbarang serta Naringgul dan Agrabinta.
"Ketika hujan lebat disertai angin kencang di jalur utama Cianjur kerap terjadi pohon tumbang, sehingga perlu diwaspadai pengendara yang hendak menghabiskan libur akhir tahun karena informasi BMKG hujan deras akan melanda Cianjur saat malam tahun baru," katanya.
Dia menambahkan, selama libur panjang akhir tahun, petugas dan relawan yang dilibatkan sekitar 300 orang, menempati sejumlah posko pelayanan guna membantu kelancaran arus lalulintas, membuat laporan situasi termasuk memberikan anjuran pada pengendara.
Pewarta: Ahmad FikriEditor : Yuniardi Ferdinan
COPYRIGHT © ANTARA 2026