Hormati korban Perang Dunia II, Yayasan Makam Kehormatan Belanda gelar upacara nasional di Ereveld Leuwigajah
- 5 jam lalu
Keluarga korban perang dunia kedua berjalan di area makam usai upacara Hari Berkabung (Dodenherdenking) 2026 di Ereveld Leuwigajah, Kota Cimahi, Jawa Barat, Senin (4/5/2026). Yayasan Makam Kehormatan Belanda (Oorlogsgravenstichting) di Indonesia menggelar upacara Hari Berkabung yang merupakan hari nasional untuk merenung dan menghormati warga sipil serta anggota militer yang kehilangan nyawa dalam peperangan sekaligus misi perdamaian sejak dimulainya Perang Dunia Kedua baik di dalam wilayah Kerajaan Belanda maupun di luar negeri. ANTARA FOTO/Abdan Syakura/agr
Peserta mengikuti upacara Hari Berkabung (Dodenherdenking) 2026 di Ereveld Leuwigajah, Kota Cimahi, Jawa Barat, Senin (4/5/2026). Yayasan Makam Kehormatan Belanda (Oorlogsgravenstichting) di Indonesia menggelar upacara Hari Berkabung yang merupakan hari nasional untuk merenung dan menghormati warga sipil serta anggota militer yang kehilangan nyawa dalam peperangan sekaligus misi perdamaian sejak dimulainya Perang Dunia Kedua baik di dalam wilayah Kerajaan Belanda maupun di luar negeri. ANTARA FOTO/Abdan Syakura/agr
Direktur Oorlogsgravenstichting (OGS) Indonesia Eveline de Vink berdoa di depan makam keluarganya usai upacara Hari Berkabung (Dodenherdenking) 2026 di Ereveld Leuwigajah, Kota Cimahi, Jawa Barat, Senin (4/5/2026). Yayasan Makam Kehormatan Belanda (Oorlogsgravenstichting) di Indonesia menggelar upacara Hari Berkabung yang merupakan hari nasional untuk merenung dan menghormati warga sipil serta anggota militer yang kehilangan nyawa dalam peperangan sekaligus misi perdamaian sejak dimulainya Perang Dunia Kedua baik di dalam wilayah Kerajaan Belanda maupun di luar negeri. ANTARA FOTO/Abdan Syakura/agr