Cimahi (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi, Jawa Barat menyalurkan beras program cadangan pangan pemerintah (CPP) kepada 37.078 keluarga penerima manfaat (KPM) untuk mempercepat penurunan angka kemiskinan ekstrem di wilayah itu.
Penjabat Wali Kota Cimahi Dicky Saromi mengatakan penyaluran bantuan pangan tersebut akan dilakukan selama enam bulan berupa beras sebanyak 10 kilogram per KPM dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang didistribusikan oleh PT Pos Indonesia.
Baca juga: Cimahi targetkan penerimaan pajak 2024 capai Rp203 miliar
"Penerima bantuan ini berdasarkan keluarga penerima manfaat yang bersumber dari data kemiskinan ekstrem. Oleh karena itu bantuan ini kita lakukan di tahap pertama di tahun 2024,” kata Dicky di Cimahi, Jumat.
Dicky menjelaskan pemberian bantuan beras CPP ini merupakan bentuk perhatian dan komitmen dari pemerintah yang bertujuan untuk menyejahterakan masyarakat.
“Mudah-mudahan ini akan memberi manfaat kepada masyarakat kita dan banyak yang bisa kita lakukan dalam upaya membangun ekonomi Kota Cimahi ini agar lebih baik,” kata dia.
Ia menambahkan setiap KPM akan mendapatkan 10 kilogram beras medium Bulog yang disalurkan langsung selama enam bulan bulan ke depan dari periode Januari hingga Juni 2024.
“Jadi mereka nanti akan mendapatkan enam kali,” katanya.
Pemkot Cimahi salurkan beras CPP kepada 37.078 keluarga penerima manfaat
Jumat, 2 Februari 2024 16:14 WIB

Situasi masyarakat Kota Cimahi saat mengantre beras 10 kilogram program cadangan pangan pemerintah (CPP) di Kantor Kelurahan Melong, Cimahi, Jumat (2/2/2024). ANTARA/Rubby Jovan