"Kami anggarkan Rp10 miliar untuk melanjutkan pembangunan Stadion Watubelah," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cirebon Hilmy Rivai di Cirebon, Selasa.
Baca juga: Kawasan Sport Center Watubelah Cirebon batal jadi tempat isolasi terpusat
Hilmy mengatakan dengan anggaran Rp10 miliar, diharapkan Stadion Watubelah bisa difungsikan untuk bermain sepak bola, mengingat untuk menyelesaikan pembangunannya masih butuh anggaran yang cukup besar.
Menurutnya kebutuhan penyelesaian pembangunan Stadion Watubelah butuh anggaran sekitar Rp500 miliar, agar semua fasilitas yang ada dapat digunakan, dan stadion sudah layak.
Namun, anggaran tersebut tentunya sangatlah besar, sehingga Pemkab Cirebon sudah mengajukan anggaran kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebesar Rp250 miliar, untuk optimalisasi pembangunan. "Kami sedang mengajukan ke provinsi kurang lebih Rp250 miliar, untuk optimalisasi pembangunan Stadion Watubelah. Kalau untuk menyelesaikan, ditaksir kurang lebih Rp500 miliar lagi," tuturnya.
Hilmi melanjutkan ketika Pemerintah Provinsi Jawa Barat, tidak mampu memberikan bantuan untuk menyelesaikan sisa-sisa pembangunan Stadion Watubelah, maka pihaknya akan mengajak pihak ketiga untuk mengelola berikut memperbaikinya.
Baca juga: Pesta Rakyat meriahkan hari jadi ke-541 Kabupaten Cirebon
Karena lanjut Hilmi, ada lima investor yang sudah melirik dan pernah datang dan akan melanjutkan pembangunan serta mengelola Stadion Watubelah.
"Kami sedang mengajukan ke salah satu investor Uni Emirat Arab, meminta proposal mudah-mudahan bisa mempercepat target perbaikan optimalisasi," katanya.
Menurutnya jika anggaran tersebut bisa didapatkan, maka perbaikan secara maksimal akan dilakukan, dan nantinya sebanyak 30 cabang olahraga bisa bermarkas serta berlatih di Stadion Watubelah.
Pewarta: Khaerul IzanEditor : Yuniardi Ferdinan
COPYRIGHT © ANTARA 2026