Singapura (ANTARA) - Mata uang kripto diperdagangkan menguat pada Senin pagi, bangkit kembali dari aksi penjualan yang didorong oleh tindakan keras intensif terhadap kelas aset tersebut di China, karena para spekulan melakukan pembelian saat nilainya jatuh.
Bitcoin naik sekitar satu persen di perdagangan Asia pada 43.719 dolar AS, setelah jatuh tepat di bawah 41.000 dolar AS menyusul pengumuman larangan total pada penambangan dan transaksi uang kripto di China pada Jumat (24/9/2021) - salah satu tindakan keras yang paling luas.
Mata uang digital saingan Bitcoin, Ether terangkat sekitar dua persen menjadi diperdagangkan pada 3.136 dolar AS dan telah berhasil menutup kerugiannya pada akhir pekan lalu.
Baca juga: Mata uang kripto catat aliran masuk selama 5 pekan berturut-turut
Baca juga: Perdagangan Bitcoin lesu usai debut yang kacau di El Salvador
Baca juga: Pro dan kontra untuk El Salvador, negara bitcoin pertama dunia
Pewarta: Apep SuhendarEditor : Yuniardi Ferdinan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.