Ciamis (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Ciamis, Jawa Barat menyerahkan bantuan uang infak kebencanaan yang diberikan langsung kepada korban bencana alam yang melanda sejumlah daerah Ciamis selama 2026 untuk meringankan kebutuhan beban hidup mereka.

"Kami tahu persis musibah seperti ini membutuhkan biaya yang tidak sedikit, bantuan dari pemerintah daerah melalui Baznas memang belum maksimal dan masih seadanya, tetapi mudah-mudahan bisa membantu dan bermanfaat bagi masyarakat," kata Bupati Ciamis Herdiat Sunarya saat menyerahkan bantuan infak kebencanaan secara simbolis bagi masyarakat terdampak bencana alam di Aula PKK Ciamis, Rabu.

Ia menuturkan, bantuan yang diberikan bersumber dari Baznas Kabupaten Ciamis yang diperuntukkan khusus bagi warga terdampak bencana longsor, banjir, dan angin puting beliung di sejumlah wilayah Ciamis selama  2026.

Bupati menyampaikan, permohonan maaf kepada penerima bantuan yang seharusnya datang langsung untuk menyerahkan bantuan kepada korban di daerah terdampak, bukan diminta hadir langsung ke Aula PKK Ciamis.

"Saya menyampaikan bela sungkawa kepada seluruh warga yang terkena musibah, baik longsor, banjir maupun angin puting beliung yang telah merusak harta benda," katanya.

Bupati menyampaikan apresiasi kepada Baznas Ciamis yang terus menerus hadir membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama mereka yang terdampak bencana alam.

Ia juga menyampaikan bangga terhadap kepedulian masyarakat Ciamis yang memiliki semangat gotong royong, dan solidaritas sosial tinggi ketika terjadi bencana maupun kegiatan kemanusiaan lainnya.

Bantuan kebencanaan itu, kata dia, idealnya dapat dialokasikan melalui APBD, namun kondisi keuangan daerah saat ini masih terbatas dengan pendapatan asli daerah (PAD) yang masih kecil, sehingga anggaran daerah tahun ini masih defisit.

"Meski kondisi fiskal sedang berat, pemerintah tetap berkomitmen tidak akan menaikkan pajak maupun retribusi kepada masyarakat," katanya.

Ketua Baznas Kabupaten Ciamis Lili Miftah menyampaikan, tercatat sebanyak 83 kepala keluarga (KK) yang menerima manfaat bantuan infak kebencanaan  2026 tersebar di empat kecamatan yakni Kecamatan Purwadadi, Cisaga, Tambaksari, dan Kecamatan Cihaurbeuti.

Total bantuan yang disalurkan, kata dia, sebesar Rp145,5 juta yang diberikan dengan rincian untuk 53 KK dengan kondisi rumah rusak ringan menerima bantuan masing-masing Rp1 juta, kemudian 23 KK dengan kategori rusak sedang menerima bantuan masing-masing Rp2,5 juta, sisanya kategori rusak berat memperoleh bantuan sebesar Rp5 juta.

Ia berharap, bantuan tersebut dapat meringankan beban kebutuhan hidup masyarakat yang terdampak bencana alam, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

 



Pewarta: Feri Purnama
Editor : Ricky Prayoga

COPYRIGHT © ANTARA 2026