Kuningan (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuningan, Jawa Barat, mempercepat penanganan ruas jalan Cidahu-Luragung, terutama pada segmen dengan tingkat kerusakan berat pada wilayah pelosok di daerah tersebut.

“Adapun untuk panjang ruas jalan tersebut sekitar 10,3 kilometer,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Kuningan I Putu Bagiasna di Kuningan, Selasa.

Ia menjelaskan kerusakan jalan itu telah terjadi sejak lama, salah satunya dipicu tingginya aktivitas kendaraan berat dari operasional galian C yang melintasi jalur tersebut.

Menurut dia, untuk segmen Cidahu, khususnya dari Blok Getrak hingga Gunung Karung, perbaikan telah diselesaikan melalui program Inpres Jalan Daerah.

Secara umum, kata Bagiasna, kondisi jalan pada segmen tersebut sudah baik dan tidak terdapat kerusakan signifikan.

“Secara umum kondisi jalan pada segmen tersebut sudah baik dan tidak terdapat kerusakan signifikan,” ujarnya.

Namun demikian, ia menyebutkan masih terdapat kerusakan ringan yang menjadi tanggung jawab rekanan karena masa pemeliharaan masih berlangsung.

“Kerusakan ringan tersebut menjadi tanggung jawab rekanan karena masa pemeliharaan berlangsung hingga Juli 2026,” katanya.

Sementara itu, lanjut dia, segmen Gunung Karung hingga Luragung sepanjang sekitar lima kilometer masih mengalami kerusakan cukup berat.

Pemkab Kuningan pun telah merencanakan penanganan segmen tersebut, melalui skema Dana Alokasi Khusus (DAK) pada tahun ini.

“Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar telah menginstruksikan kepada kami untuk percepatan penanganan ruas tersebut,” katanya.

Pihaknya memastikan saat ini, tahapan pelelangan masih dalam proses evaluasi oleh pemerintah daerah dan ditargetkan rampung pada April 2026.

“Proses tersebut memasuki tahap penandatanganan kontrak atau surat perintah kerja (SPK), sehingga pekerjaan dapat segera dimulai,” ucap dia.



Pewarta: Fathnur Rohman
Editor : Riza Fahriza

COPYRIGHT © ANTARA 2026