Bandung (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung, Jawa Barat, memastikan akan merehabilitasi delapan rumah warga yang rusak akibat banjir menyusul tanggul jebol di Kampung Bojong Keusik, Desa Bojong, Kecamatan Majalaya.
Bupati Kabupaten Bandung Dadang Supriatna di Bandung, Jumat, menegaskan bahwa bantuan rehabilitasi akan diberikan kepada rumah terdampak dengan kategori rusak berat, sedang, hingga ringan.
“Pemerintah Kabupaten Bandung juga mencatat ada delapan unit rumah yang terdampak dan akan kita bantu untuk rehabilitasi, baik rusak berat, sedang, maupun ringan,” ujarnya.
Dirinya menjelaskan bahwa banjir tersebut yang disebabkan tanggul jebol Sungai Cisunggalah sepanjang 12 meter dengan tinggi tiga meter tersebut menyebabkan ratusan warga terdampak serta sejumlah rumah mengalami kerusakan.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kerusakan fisik bangunan cukup signifikan, terutama pada rumah yang berada dekat bantaran sungai sehingga proses rehabilitasi akan dilakukan secara bertahap agar hasilnya maksimal.
Ia menambahkan bahwa pemerintah daerah juga akan berkoordinasi dengan pemerintah desa dan pihak terkait untuk mempercepat pendataan serta realisasi bantuan.
Selain perbaikan rumah, Pemkab Bandung juga menyiapkan skema relokasi sementara bagi warga yang rumahnya berada terlalu dekat dengan aliran sungai dengan diberikan bantuan biaya kontrak rumah selama proses perbaikan berlangsung.
“Kita ingin memastikan warga tetap aman dan nyaman selama masa perbaikan. Jangan sampai mereka kembali terdampak jika terjadi hujan deras,” katanya.
Langkah rehabilitasi ini menjadi bagian dari penanganan pasca-bencana sekaligus upaya percepatan pemulihan kondisi warga terdampak banjir bandang di wilayah Majalaya.
Pemerintah daerah juga terus mendorong normalisasi sungai sebagai solusi jangka panjang untuk mencegah kejadian serupa terulang.
Pewarta: Ilham NugrahaEditor : Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2026