Bandung Barat (ANTARA) - Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) memberikan suntikan vaksin dan vitamin kepada tim SAR gabungan yang bertugas mencari korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, guna menjaga kesehatan personel di lapangan.
Kepala Kantor SAR Bandung Ade Dian mengatakan langkah tersebut dilakukan untuk mencegah paparan virus maupun bakteri yang berpotensi berasal dari material longsoran dan jenazah korban.
“Jadi, kami dapat bantuan dari Kemenkes dan Dinkes terkait kondisi kesehatan tim SAR gabungan. Artinya ada vitamin dan vaksin, ini sangat berarti untuk para pencari,” kata Ade di Bandung Barat, Jumat.
Ade mengatakan selain vaksinasi dan pemberian vitamin, tenaga medis juga disiagakan di setiap sektor pencarian guna mengantisipasi kondisi darurat yang mungkin dialami personel selama operasi berlangsung.
“Di lapangan ini ada potensi, maka dari Dinkes diterjunkan tim dokter atau kesehatan di setiap site pencarian sehingga ketika ada sesuatu bisa langsung turun membantu,” ujarnya.
Ade menambahkan, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat mengusulkan operasi pencarian dilakukan selama 14 hari, dengan evaluasi pada hari ketujuh, Jumat (30/1), untuk menentukan apakah perlu diperpanjang.
Pewarta: Rubby Jovan PrimanandaEditor : Yuniardi Ferdinan
COPYRIGHT © ANTARA 2026